Teraswaykanan.net, Blambangan Umpu - Pemerintah Kabupaten Way Kanan bersama aparat kepolisian dan TNI memperkuat kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026. Hal itu ditandai dengan kehadiran Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Mapolres Way Kanan, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran organisasi perangkat daerah, serta personel gabungan dari berbagai instansi yang terlibat dalam pengamanan.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Way Kanan, Didik Kurnianto, membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana, sekaligus memperkuat sinergitas antarinstansi agar pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan optimal.
“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana, serta memperkuat sinergitas seluruh pemangku kepentingan dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Kapolres.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 52 persen dari total jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 146,48 juta orang. Angka tersebut masih berpotensi meningkat mengingat pada tahun-tahun sebelumnya realisasi jumlah pemudik kerap melampaui hasil survei.
Lonjakan mobilitas masyarakat juga diperkirakan dipicu sejumlah kebijakan pemerintah, seperti diskon tarif tiket transportasi dan jalan tol, kebijakan work from anywhere, hingga perpanjangan masa libur sekolah.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2026 yang mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”. Operasi ini melibatkan 164.298 personel gabungan yang ditempatkan di 2.835 pos pengamanan di seluruh Indonesia.
Pos tersebut terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, serta 309 pos terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat.
Selain fokus pada pengamanan arus lalu lintas, operasi ini juga menaruh perhatian pada stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok penting dan bahan bakar minyak selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.
Sementara itu, Bupati Ayu Asalasiyah menegaskan Pemerintah Kabupaten Way Kanan siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 melalui keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah serta penguatan koordinasi lintas sektor.
Menurutnya, peran pemerintah daerah sangat penting dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan selama masa arus mudik dan arus balik, mulai dari kesiapan sarana transportasi, pelayanan kesehatan, pengendalian lalu lintas, hingga penyediaan informasi bagi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Way Kanan tentu mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 ini. Melalui sinergi bersama TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait, kami memastikan seluruh perangkat daerah yang memiliki tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat dapat berperan aktif dalam mendukung kelancaran arus mudik serta menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri,” ujar Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang solid antarinstansi serta kesiapsiagaan seluruh personel di lapangan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Melalui apel gelar pasukan ini, diharapkan seluruh unsur pengamanan di Kabupaten Way Kanan dapat menjalankan tugas secara maksimal sehingga masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar. (LN)





























Komentar
Tuliskan Komentar Anda!
Komentar Pengamanan Mudik Lebaran Dimatangkan, Bupati Ayu Hadiri Apel Operasi Ketupat Krakatau 2026