Teraswaykanan.net, Blambangan Umpu - Sebagai upaya pengendalian laju inflasi saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) rutin melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional.
Asisten II Bidang Perekonomian Kabupaten Way Kanan, Arie Anthony Thamrin, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan harga tetap stabil dan pasokan mencukupi kebutuhan masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga daya beli selama momentum hari besar keagamaan.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga memperkuat koordinasi dengan Perum Bulog, distributor, serta pelaku usaha. Sinergi tersebut penting guna menjaga kelancaran pasokan dan distribusi bahan pokok.
“Kelancaran distribusi menjadi faktor kunci dalam menekan potensi kenaikan harga. Dengan pasokan yang terjaga, gejolak harga di tingkat konsumen dapat diminimalkan,” ujarnya, Rabu, (25/02/2026).
Selain pengawasan, Pemkab Way Kanan telah menyiapkan langkah intervensi apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan. Intervensi tersebut antara lain melalui pelaksanaan operasi pasar dan pasar murah.
Menurutnya, Kebijakan ini bertujuan memberikan akses bahan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat. Terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap tekanan ekonomi.
“Di sisi lain, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan produksi pangan lokal melalui program pertanian unggulan. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah,” ucapnya.
Dirinya berharap berbagai langkah tersebut mampu menjaga stabilitas harga selama Ramadan hingga Idul Fitri. Dengan demikian, inflasi daerah tetap terkendali dan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang. (Ln)






























Komentar
Tuliskan Komentar Anda!
Komentar Pantau Harga saat Ramadan hingga Jelang Lebaran, Pemerintah Kabupaten Way Kanan Sidak Pasar Blambangan Umpu